Takdir : Biarlah menjadi urusan Allah

image

Tekad yang kuat takkan mampu menembus dinding takdir
-Ibnu Atha’illah-

Tekad adalah kekuatan jiwa yang bisa memengaruhi segala sesuatu. Namun tekad takkan berpengaruh apa-apa kecuali dengan takdir dan ketentuan Allah.

Keinginan kita manusia tidak akan ada gunanya bila berbeda dengan keinginan Allah. Jika tekad yang kuat saja tidak akan membuahkan hasil kecuali dengan takdir dan ijin Allah, maka bisa dibayangkan bagaimana dengan tekad yang lemah.

Istirahatkan dirimu dari kesibukan mengurusi duniamu. Urusan yang telah diatur Allah tak perlu kau sibuk ikut campur
-Ibnu Atha’illah-

Kita kerapkali memiliki rencana dan tentunya bersibuk diri melaksanakan berbagai hal untuk menggapai rencana tersebut.
Tak jarang pun jika rencana tidak berhasil terwujud, maka kekecewaan lah yang menyembul dari dalam diri dan hati.

Rencana dan perencanaan memanglah bagian dari kehidupan. Namun untuk urusan yang telah diatur Allah tak perlu lagi kita sibuk ikut mencampuri. Biarlah Allah mengatur dengan sebaik-baiknya.

Dan kita manusia tetap terus berusaha dengan tekad kuat, karena Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubahnya sendiri.
Selebihnya, hasil adalah urusan prerogatif Allah yang tak perlu kita campuri.

Wallahu’alam bishowab

Sumber : Al Hikam, Ibnu Atha’illah

-di sebuah pagi yang cerah dalam kesendirian-

Iklan

Satu pemikiran pada “Takdir : Biarlah menjadi urusan Allah

  1. Ping balik: Anak : Hak Prerogatif Sang Khaliq | Sabar Syukur Semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s