My Babyblues Syndrome

image

Baby blues syndrome… ya.. awal aku mendengar cerita jelas tentang sindroma ini ketika salah seorang teman yang kebetulan sama-sama hamil bercerita panjang lebar.. dan ketika dia lebih dulu melahirkan, spontan dia berkata padaku “awas baby blues lho..”

Aku tidak pernah berfikir akan mengalami hal tersebut. Dan setelah mengalaminya, serta curhat seorang teman beberapa waktu yang lalu, aku ingin berbagi sedikit cerita..

Dulu yang aku pikir, baby blues itu hal yang bisa dikontrol dengan logika, bisa dicegah dan mudah diatasi. Tapi nyatanya tidak sepenuhnya benar. Sekuat tenaga aku berusaha mencegah, ternyata aku masih mengalaminya. Rasa ingin menangis tanpa alasan, rasa ingin hanya berdua dengan baby Una di saat justru banyak orang yang mengunjungi, rasa bersalah karena merasa tidak bisa menyusui dengan baik, tidak adanya “me time” (bahkan mandi & maaf bab serasa dikejar stopwatch), dan banyak hal.

Karena ada beberapa faktor yang diri ini tak bisa kontrol, seperti perubahan hormon & ritme harian (yang mau tak mau harus mengikuti makhluk kecil yang telah lama dinantikan kehadirannya), serta kehadiran sanak saudara yang ingin ikut dalam kebahagiaan kami.

Maka suami, ketika sepulang kerja istri kalian yang baru saja melahirkan tiba-tiba ingin dipeluk maka peluklah. Boleh jadi dia hanya ingin bersandar di pundak kalian merasakan bahwa dia tidak sendiri.
Ketika sepulang kerja istri kalian bercerita panjang x lebar x tinggi dari A-Z, maka dengarkanlah barang sejenak walaupun mungkin akan masuk telinga kanan keluar telinga kiri, boleh jadi seharian ini dia telah memendam beribu kata yang ingin dia ungkapkan.

Dan kami, wanita postpartum bukan sedang ingin bermanja, bukan pula acting. Karena ini alamiah. Dan kalau bisa memilih, maka tak akan ada yang mau mengalami baby blues. Kami ingin menikmati bahagianya kehadiran anggota keluarga baru..
Dan para suami, semoga senantiasa selalu bisa jadi sahabat terbaik dan partner hidup terhebat bagi istri kalian..

terinspirasi dari blok Mr Topan Pramukti di http://www.sujiwo.com/2016/04/kepada-para-suami-saya-mohon-bacalah.html?m=1

Iklan

Satu pemikiran pada “My Babyblues Syndrome

  1. Ping balik: WWL : 2 Years Journey | Sabar Syukur Semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s