ASIP untuk Una

Sebagai working mom, keinginan untuk terus bisa memberikan tetes-tetes surga bernama ASI tetap membara. Dan caranya adalah memompa ASI dan menyimpannya untuk stok ASIP Una ketika saya bekerja.

Dimulailah pelajaran perah-memerah ketika Una berusia 1minggu. Kenapa 1minggu? Karena saat itu saya baru bisa membersihkan freezer dari penduduknya yaitu ikan dan daging. Dan mulailah rutinitas memompa menjadi sebuah kegiatan sehari-hari.

Pompa asi adalah hal terpenting yang harus saya bawa bekerja, karena tanpa itu rasanya proses perah memerah akan memakan banyak waktu. Kenapa tidak marmet? Karena untuk saya LDR baru tercapai lama ketika tangan telah lelah. Ketika sebelah mulai berasa LDR, baru sebelahnya marmet.

Menyusui adalah hak baik bagi ibu ataupun bayi. Dan kita, semestinya berjuang untuk memenuhi hak bayi kita, yaitu ASI selama 2tahun. Ketika ASI tak dapat cukup memenuhi, maka disarankan mencari donor ASI terlebih dahulu, barulah menggunakan susu formula.

Alhamdulillah, Una telah lulus S1 ASI, dan segers akan S2 ASI. Semoga bisa berlanjut S3.. Aamiin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s