Ramadhan ke 2

image

Ini Ramadhan ke 2 bersama Una..
Ya.. karena tahun lalu Una sudah pula ikut merasakan puasa bersama saya di dalam hangatnya rahim dalam usia 4-5 bulan. Dan kali ini, di Ramadhan ini, Una pada 6-7 bulannya ikut merasakan puasa karena saya kembali menjalani puasa.

Alhamdulillah Allah berikan saya kesempatan untuk menjalani puasa dalam keadaan hamil & menyusui. Sebenarnya ada ruksho (keringanan) bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa,namun tetap harus membayar hutang puasa tersebut.

Puasa Ramadhan adalah kewajiban, maka menurut saya wajib bagi saya untuk berpuasa walaupun hamil atau menyusui. Paling tidak wajib bagi saya untuk mencoba berpuasa. Nah ketika dirasa tidak kuat, atau mungkin kurang baik bagi kesehatan ibu atau bayi baik yang dikandung maupun disusui, barulah ruksho itu dikenakan. Karena mampu atau tidak untuk berpuasa baru diketahui setelah mencoba.

Dan memang, kondisi ibu hamil ataupun menyusui tidak akan pernah selalu sama. Bagi yang mampu berpuasalah, bagi yang tidak mampu maka berbukalah dan membayarnya di lain waktu.
Pun bagi kita bersama, tidaklah ibu hamil dan menyusui yang berpuasa berarti egois karena mementingkan diri sendiri tanpa mementingkan bayinya. Serta ibu hamil dan menyusui yang tidak berpuasa berarti manja. Bukan.. bukanlah begitu..

Karena itu semua kembali pada diri masing-masing, karena yang mengerti kemampuan diri sebenarnya hanyalah diri sendiri.. karena Islam itu mudah, memudahkan.. tidak sulit ataupun menyulitkan..

Wallahu’alam bishowab..

opini diri di pagi yang cerah menanti saat dimulainya aktifitas kerja, 18 Ramadhan-

Nb: Maaf gambarnya sepertinya ndak nyambung.. hehe (“,)